Akrabkan Diri Dengan Sedulur Papat Lima Pancer

Erwin Alexandra - Sewaktu Di Teluk Gelam Sumatera SelatanDetik berganti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun pun berganti tahun. Tak terasa (baca manusia terkadang kurang menyadari) bahwa sebenarnya umur kita semakin berkurang, bukan bertambah. Tradisi merayakan ulang tahun kelahiran, sebenarnya adalah mengingatkan kita akan hidup dan kehidupan kita di dunia ini. Silih berganti, yang bayi akan menjadi anak-anak, kemudian remaja, dewasa, tua dan tiada di dunia fana (akhir kehidupan di dunia). Tidak dapat dipungkiri, setiap orang pasti akan mengalaminya, hanya menunggu giliran saja. Tak mudah memang manusia menjalani kehidupan di dunia ini apabila tidak mendekat kepada yang Maha Kuasa (meski sebenarnya Kita dan Dia adalah satu), namun saya pikir menggunakan bahasa mendekat, untuk kalangan umum lebih luwes. Namun untuk kalangan tertentu (yang sudah sampai kesana pemahamannya) tentulah Aku dan Dia adalah Satu.

Di dalam pengembaraanya di dunia manusia ditugaskan oleh Tuhan (lagi-lagi di kalangan tertentu sebutan ini sebenarnya juga kurang pas), karena Tuhan itu asal kata awalnya adalah Tuan dalam bahasa Inggris disebut Lord. Sedangkan jika kita ingin mengucapkan nama Sang Maha Pencipta, yang paling pas adalah Allah, dalam bahasa Inggrisnya yaitu GOD (maaf untuk agama yang saya agem saja) untuk yang lain tentulah punya sebutan tersendiri. Namun, sekali lagi untuk kalangan umum nama Tuhan saya rasa adalah yang paling luwes (sudah mendarah daging di masyarakat).

Menyandang kedudukan sebagai “wakil Tuhan” di muka bumi tentulah manusia tidak akan dibiarkan sendiri tanpa bekal apa pun. Sedikit ilustrasi (meski sebenarnya tidak bisa diilustrasikan), ketika ada seorang presiden, meminta wakilnya untuk pergi ke suatu tempat, tentulah sang presiden tadi tidak akan membiarkan sang wakil tadi dengan begitu saja. Pasti sang wakil akan diberikan bekal, bisa uang, kendaraan, pengawal dan sebagainya. Kenapa kok diberi bekal? Tentunya sang presiden tidak ingin sang wakil nanti mengalami kesulitan saat melaksanakan tugasnya. Karena hasil kerja sang wakil tadi di suatu tempat tersebut adalah cerminan dari sang presiden. [Read more...]